Home » , , , » PEMKAB BLORA DAN UGM SIAPKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS AYAM KAMPUNG

PEMKAB BLORA DAN UGM SIAPKAN PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS AYAM KAMPUNG

radiogagakrimangfm.com on 26 Jul 2026 | 16.17


INFOBLORA.ID
- Pemerintah Kabupaten Blora bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai mematangkan pengembangan ayam kampung sebagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Gagasan tersebut dibahas dalam forum pengembangan ayam kampung yang digelar di Ruang Pertemuan Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman dengan sejumlah guru besar UGM yang membahas potensi ayam kampung sebagai komoditas unggulan berbasis masyarakat.

Forum menghadirkan sejumlah akademisi UGM, di antaranya Prof. Yuny Erwanto, Prof. Bambang Suhartanto, Prof. Catur Sugiyanto, Prof. Lilik Sutiarso, Prof. Alva Edy Tontowi, serta Dr. Heru Sasongko dari Fakultas Peternakan UGM. Hadir pula Dinas PMD, DP4, para camat se-Kabupaten Blora, petani milenial, kelompok peternak, dan pelaku usaha ayam kampung.

Dalam paparannya, Dr. Heru Sasongko menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan ayam kampung tidak cukup hanya dengan menambah populasi ternak, tetapi harus membangun ekosistem usaha yang terintegrasi mulai dari pembibitan, budidaya, pengolahan hingga pemasaran.

"Kalau ingin berhasil, yang dibangun bukan hanya kandangnya, tetapi ekosistem perayamannya," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas genetik ayam kampung melalui seleksi positif. Selama ini, peternak cenderung menjual ayam dengan pertumbuhan terbaik, sementara ayam yang kurang produktif dijadikan indukan, sehingga kualitas genetik terus menurun.

Heru memperkenalkan konsep Empat Pilar Keberhasilan Peternakan Ayam, yakni penggunaan bibit unggul, nutrisi optimal, manajemen pemeliharaan yang baik, serta lingkungan kandang yang ideal sebagai kunci keberhasilan usaha peternakan.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman menyambut baik gagasan tersebut. Menurutnya, pengembangan ayam kampung sejalan dengan upaya Pemkab Blora memperkuat ekonomi masyarakat setelah sebelumnya mendorong pertanian organik.

"Tahun lalu kita fokus pada pertanian organik. Ke depan kita ingin mendorong pemberdayaan masyarakat melalui ayam kampung agar bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga," kata Bupati.

Ia menjelaskan, program tersebut akan menyasar keluarga berpenghasilan rendah sekaligus mendorong pelaku usaha ayam kampung agar mampu berkembang lebih besar. Selama ini, program serupa telah dijalankan Baznas Kabupaten Blora melalui bantuan sekitar 20 ekor ayam kepada keluarga kurang mampu sebagai modal usaha.

Bupati juga meminta Dinas PMD, DP4, dan para camat untuk menyusun skema pelaksanaan program. Dinas PMD diharapkan mengintegrasikan program dengan pemberdayaan masyarakat desa, sedangkan DP4 memberikan pendampingan teknis mulai dari pembibitan, budidaya, kesehatan ternak hingga pengembangan usaha peternakan rakyat.

Melalui kolaborasi bersama UGM, Pemkab Blora berharap pengembangan ayam kampung tidak hanya meningkatkan produksi peternakan lokal, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat pedesaan.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved