Home » , , , , » DPRD BLORA GELAR WAYANG KULIT SEMALAM SUNTUK, RIBUAN WARGA PADATI MALAM PUNCAK SUROAN 2026

DPRD BLORA GELAR WAYANG KULIT SEMALAM SUNTUK, RIBUAN WARGA PADATI MALAM PUNCAK SUROAN 2026

radiogagakrimangfm.com on 6 Jul 2026 | 07.16


INFOBLORA.ID
- Ribuan warga memadati halaman Gedung DPRD Kabupaten Blora untuk menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk yang menjadi puncak rangkaian Ruwatan dan Suroan 2026, Sabtu (4/7/2026) malam. Kegiatan yang digelar secara gratis tersebut menjadi hiburan rakyat sekaligus upaya melestarikan budaya Jawa dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.

Sejak sore, masyarakat mulai berdatangan memenuhi area pertunjukan. Kursi yang disediakan panitia terisi penuh, sementara sebagian warga memilih menggelar tikar maupun berdiri di sekitar panggung agar tetap dapat menikmati jalannya pertunjukan hingga dini hari.

Dalang kebanggaan Blora, Ki Nuryanto, membawakan lakon "Sesaji Rajasuya" yang sarat akan pesan kepemimpinan, gotong royong, dan persatuan antara pemimpin dengan masyarakat sebagai kunci mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.

Ketua DPRD Blora, Mustopa, mengatakan pagelaran wayang merupakan penutup rangkaian kegiatan Suroan yang sebelumnya diawali dengan manaqiban, khataman Al-Qur'an, serta prosesi ruwatan bagi pimpinan, anggota DPRD, dan jajaran Sekretariat DPRD.

Menurutnya, tema "Manunggaling Rasa, Sukra Mulya" mengandung makna menyatukan rasa, tekad, dan niat baik seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kabupaten Blora.

"Wayang merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Karena itu kami sengaja membuka pagelaran ini untuk masyarakat agar semua dapat menikmatinya sekaligus memperkuat kebersamaan," ujar Mustopa.

Ia menambahkan, filosofi dalam lakon "Sesaji Rajasuya" sejalan dengan semangat pembangunan daerah, yakni keberhasilan akan tercapai apabila pemimpin dan masyarakat mampu berjalan beriringan, saling mendukung, dan bergotong royong.

Malam puncak Suroan turut dihadiri Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman, Wakil Bupati Hj. Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, kepala OPD, para camat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pegiat seni dan budaya.

Selain menjadi tontonan rakyat, pagelaran wayang juga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga. Puluhan pelaku UMKM dan pedagang makanan maupun minuman memadati kawasan sekitar Gedung DPRD untuk melayani ribuan pengunjung yang hadir.

Melalui kegiatan ini, DPRD Blora berharap tradisi wayang kulit tetap lestari dan nilai-nilai gotong royong, persatuan, serta kecintaan terhadap budaya daerah terus diwariskan kepada generasi muda sebagai modal membangun Blora yang semakin maju, ayem, tenteram, dan sejahtera.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved