INFOBLORA.ID - Harapan masyarakat Blora Selatan untuk segera menikmati jalan provinsi yang layak akhirnya mulai terwujud. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan ruas Jalan Provinsi Randublatung–Cepu yang selama ini mengalami kerusakan akan dibangun menggunakan konstruksi beton rigid pada tahun 2026 dengan total anggaran lebih dari Rp30 miliar.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau kondisi ruas jalan Randublatung–Cepu bersama Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, Selasa (9/6/2026).
Sebelumnya, kondisi jalan yang rusak sempat menjadi sorotan publik setelah warga Randublatung menggelar aksi protes dengan menggosok jalan berlubang, membawa batang pohon pisang, serta memasang spanduk tuntutan agar jalan segera diperbaiki pada Kamis (4/6/2026).
Henggar menjelaskan, komitmen pemerintah untuk memperbaiki jalan tersebut dibuktikan dengan penambahan anggaran yang signifikan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).
“Yang pertama alokasi kita Rp5,276 miliar kemudian ditambahi lagi melalui Perkada Rp28,7 miliar, jadi totalnya untuk satu ruas ini saja bila dijumlahkan sudah Rp30 miliar lebih,” ujarnya.
Menurutnya, saat ini pemerintah tengah menyelesaikan desain tambahan dan proses pengadaan pekerjaan. Sementara paket pekerjaan awal dengan anggaran Rp5,276 miliar sudah memasuki tahap tender.
“Kurang lebih kisaran akhir Juli lah, karena posisinya saat ini sedang kita siapkan desain tambahan. Kalau yang untuk ruas yang Rp5,276 miliar saat ini sudah sedang proses tender,” jelasnya.
Gunakan Konstruksi Beton
Pemprov Jawa Tengah memilih konstruksi beton rigid pavement untuk meningkatkan ketahanan jalan terhadap lalu lintas kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
“Jadi konstruksi ini nantinya akan kita lakukan perbaikan dengan menggunakan rigid, jadi perkerasan dengan menggunakan beton. Harapannya ini yang selama ini disampaikan Bu Wakil Bupati, dan akan kita realisasikan tahun ini,” kata Henggar.
Ia optimistis pembangunan dapat diselesaikan tahun ini. Bahkan, Pemprov Jawa Tengah masih berupaya mendapatkan tambahan dukungan melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.
“Insya Allah tuntas. Di satu sisi kita juga masih mengajukan lagi melalui Inpres Jalan Daerah. Mudah-mudahan kalau itu terealisasi nanti akan semakin tuntas lagi ruas-ruas yang ada di Kabupaten Blora,” tuturnya.
Henggar menegaskan, penggunaan beton akan memberikan daya tahan lebih baik dibanding konstruksi sebelumnya.
“Ya menurut saya kalau sudah nantinya menggunakan rigid pavement aman insya Allah,” tegasnya.
Ruas Jalan Lain Juga Dapat Tambahan Anggaran
Selain ruas Randublatung–Cepu, Kabupaten Blora juga mendapatkan tambahan anggaran untuk penanganan sejumlah jalan provinsi lainnya.
Ruas jalan di wilayah Kunduran memperoleh tambahan anggaran sebesar Rp14,5 miliar, sedangkan ruas Todanan–Ngawen akan mendapatkan pekerjaan pelapisan jalan senilai Rp3 miliar.
Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mulai membuka peluang pengajuan ruas Semarang–Blora–Cepu menjadi jalan nasional guna memperkuat konektivitas wilayah dan mengurangi beban pemeliharaan pemerintah provinsi.
Wabup Berharap Tuntas Tahun Ini
Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menyambut baik langkah cepat Pemprov Jawa Tengah dalam menangani ruas Randublatung–Cepu. Ia berharap pembangunan dapat dilakukan secara menyeluruh dan selesai sesuai target.
“Tadi Pak Kadis telah menyampaikan bahwa pekerjaan ini ada dua tahap, yang pertama Rp5 miliar sekian dan yang kedua Rp28,7 miliar. Harapan kami sebagai wakil masyarakat Blora semoga Jalan Randublatung–Cepu ini akan menjadi full sesuai harapan Pak Gubernur,” ujarnya.
Menurut Sri Setyorini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi juga berharap proyek tersebut dapat rampung pada tahun ini.
“Sesuai harapan Pak Gubernur ini ingin selesai di tahun ini. Jadi jangan keliru, Pak Gubernur sangat berharap. Tadi Pak Kadis menyampaikan kalau bisa kita kolaborasi dengan IJD agar harapannya terlaksana dengan baik. Terima kasih kepada Pak Gubernur,” katanya.
Masyarakat Sambut Positif
Kabar pembangunan jalan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Blora Selatan. Greg, salah satu perwakilan warga, menilai perbaikan jalan akan berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas respons terkait jalan rusak. Semoga nanti bisa meningkatkan akses ekonomi buat rakyat juga karena kita ketahui jalan ini memang rusak,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kabupaten Blora dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mempercepat realisasi pembangunan.
Sementara itu, Hans, perwakilan masyarakat lainnya, berharap pembangunan yang telah lama dinantikan dapat berjalan lancar hingga selesai.
“Terima kasih untuk Pak Gubernur Jawa Tengah Pak Ahmad Luthfi dengan terealisasinya pembangunan jalan provinsi di Randublatung–Cepu yang tahun ini insyaallah nanti tuntas. Terima kasih untuk Pak Bupati, Bu Wakil Bupati Blora dan untuk masyarakat Blora semua,” katanya.


0 komentar:
Posting Komentar