INFOBLORA.ID - Suasana haru dan penuh semangat mewarnai kegiatan sunatan massal yang digelar di Pondok Pesantren Mazroatul Ulum, Desa Ketuwan, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Sabtu (13/6/2026).
Sebanyak kurang lebih 70 anak dari berbagai desa di Blora, bahkan hingga luar daerah seperti Bojonegoro dan Ngawi, turut ambil bagian dalam kegiatan sosial ini. Senyum bahagia para peserta dan orang tua menjadi gambaran nyata betapa kegiatan ini sangat dinantikan dan dibutuhkan masyarakat.
Program ini merupakan inisiatif dari Djarum Foundation yang bekerja sama dengan RSU PKU Muhammadiyah Cepu, sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Perwakilan Djarum Foundation DSO Blora, Rafel Krista, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk komitmen sosial yang berkelanjutan.
“Ini adalah wujud bhakti kami kepada negeri. Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, memberikan manfaat nyata, khususnya di bidang sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, Djarum Foundation selama ini konsisten berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, olahraga, hingga pendidikan melalui program beasiswa.
Dukungan penuh juga datang dari pihak pondok pesantren. Pengasuh Ponpes Mazroatul Ulum, M. Ulinuha Al-Muttaqin, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin dan membawa keberkahan untuk semua,” ujarnya.
Dari sisi medis, tim dari RSU PKU Muhammadiyah Cepu memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai standar kesehatan. dr. Arief menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan peserta menjadi prioritas utama.
“Kami melayani dengan prosedur medis yang aman, steril, dan ditangani tenaga profesional agar anak-anak tetap nyaman,” jelasnya.
Rasa syukur juga datang dari masyarakat. Suyono, salah satu orang tua peserta asal Kemantren, Kedungtuban, mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Kegiatan seperti ini sangat berarti bagi kami. Semoga terus ada dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” ungkapnya.
Di sisi lain, keberanian para peserta juga patut diapresiasi. Salah satunya M. Ali Gufroni, yang dengan penuh semangat mengikuti proses khitan.
“Awalnya takut, tapi sekarang senang. Terima kasih semuanya,” ucapnya polos.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi layanan kesehatan, tetapi juga momentum mempererat kepedulian dan kebersamaan antar elemen masyarakat. Harapannya, kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan menjangkau lebih luas lagi.


0 komentar:
Posting Komentar