INFOBLORA.ID - Aksi pencurian baut mengancam keamanan Jembatan Terusan Bojonegoro–Blora (TBB) menjelang arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah tahun 2026. Puluhan baut penguat struktur jembatan dilaporkan hilang diduga digondol maling.
Di tengah persiapan menghadapi lonjakan arus mudik, jembatan penghubung antarprovinsi yang menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut justru menjadi sasaran perusakan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak pada keselamatan para pengguna jalan.
Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga (PUBM) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat dengan melakukan pengelasan pada baut yang masih tersisa agar tidak bisa dilepas.
Kepala Dinas PUBM Bojonegoro, Chusaifi Ivan Rachmanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait pencurian baut dalam beberapa hari terakhir.
“Dalam beberapa hari terakhir ada laporan pencurian baut. Jika dibiarkan, hal ini bisa mengancam kekuatan konstruksi jembatan,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, langkah pengelasan terpaksa dilakukan sebagai upaya perlindungan terhadap aset vital tersebut dari aksi pencurian berulang.
“Terpaksa kami lakukan pengelasan pada setiap baut agar tidak bisa diambil lagi,” jelasnya.
Saat ini, kondisi jembatan dinilai cukup memprihatinkan karena banyak titik sambungan yang kehilangan komponen pengunci. Pihak PUBM pun berpacu dengan waktu untuk mengganti baut yang hilang demi menjaga keamanan jembatan sebelum puncak arus mudik Lebaran.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk turut berperan aktif dalam menjaga fasilitas publik. Warga diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar jembatan.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga. Jika melihat ada aktivitas mencurigakan atau pencurian baut, segera laporkan ke pihak kecamatan atau kepolisian,” pungkasnya.
Pemerintah berharap dengan langkah cepat tersebut, keamanan Jembatan TBB tetap terjaga sehingga dapat dilalui pemudik dengan aman dan nyaman selama periode Lebaran 2026.


0 komentar:
Posting Komentar