Home » , , » KEBAKARAN HEBAT HANGUSKAN RUMAH DAN BEDAK PASAR DARURAT NGAWEN, KERUGIAN CAPAI RP 2,2 MILIAR

KEBAKARAN HEBAT HANGUSKAN RUMAH DAN BEDAK PASAR DARURAT NGAWEN, KERUGIAN CAPAI RP 2,2 MILIAR

radiogagakrimangfm.com on 9 Mar 2026 | 08.05


INFOBLORA.ID
- Kebakaran hebat menimpa sebuah rumah dan sejumlah bedak atau los di Pasar Darurat Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (7/3/2026) malam. Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dan mengakibatkan kerugian materiil hingga miliaran rupiah.

Peristiwa kebakaran ini sempat ramai beredar di berbagai grup WhatsApp dan media sosial. Dalam video yang beredar, tampak kobaran api membumbung tinggi disertai asap tebal yang melahap bangunan di sekitar lokasi.

Kapolsek Ngawen AKP Lilik Eko Sukaryono membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi pada Minggu (8/3/2026).

“Benar, telah terjadi kebakaran rumah dan pasar darurat (sementara) di Kecamatan Ngawen,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 23.10 WIB dan menimpa rumah milik Suwadi serta bedak Pasar Darurat Rakyat Ngawen yang berada di sebelah barat Jalan Raya Ngawen–Japah.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh Suwadi, pemilik rumah yang berada di lokasi. Saat itu ia melihat percikan api dari atap kayu bedak milik salah satu pedagang yang kemudian dengan cepat menjalar.

Suwadi bersama anaknya sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun api semakin membesar sehingga ia berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Laporan kemudian diteruskan ke petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, petugas dari Damkar Kecamatan Ngawen tiba di lokasi dan berusaha memadamkan api yang sudah membesar.

“Pemadam kebakaran Kecamatan Ngawen sampai di tempat kejadian perkara, tetapi api sudah membesar dan menjalar ke beberapa bedak darurat tersebut. Setelah sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan,” jelas Lilik.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik yang berasal dari stopkontak di dalam bedak milik Anik Dwi Jayanti.

“Penyebab kebakaran karena hubungan pendek arus listrik dari stopkontak yang berada di dalam ruko darurat milik saudari Anik Dwi Jayanti,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil yang ditimbulkan cukup besar, ditaksir mencapai Rp 2.225.000.000.

Adapun rincian kerugian antara lain rumah, dagangan capil serta satu unit sepeda motor Suzuki Shogun R tahun 2002 milik Suwadi dengan kerugian sekitar Rp 605 juta. Bedak dan dagangan sembako milik Suparman sekitar Rp 1 miliar.

Kemudian bedak dan dagangan jajanan milik Bagus Rahman Aprianto sekitar Rp 100 juta. Rumah dan dagangan frozen milik Sutikno sekitar Rp 30 juta. Warung makan sederhana milik Bayu Ari Wicaksono sekitar Rp 15 juta.

Selain itu, bedak dan dagangan sandal serta sepatu milik Nihayatun Ni’mah mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta, milik Sutimah sekitar Rp 75 juta, bedak dan dagangan pakaian milik Rumiyati sekitar Rp 150 juta, serta bedak dan dagangan sembako milik Anik Dwi Jayanti sekitar Rp 100 juta.

Sebagai informasi, Pasar Rakyat Tradisional Ngawen sebelumnya juga pernah terbakar hebat pada 9 Januari 2024 lalu. Saat ini pasar tersebut masih dalam proses pembangunan kembali, sehingga para pedagang sementara berjualan di area sekitar pasar menggunakan bedak darurat.

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved