Home » , , , » BENAR-BENAR TERWUJUD! KEMENTERIAN PU TURUN LANGSUNG KE BLORA VERIFIKASI LOKASI STADION SEPAKBOLA

BENAR-BENAR TERWUJUD! KEMENTERIAN PU TURUN LANGSUNG KE BLORA VERIFIKASI LOKASI STADION SEPAKBOLA

radiogagakrimangfm.com on 12 Feb 2026 | 07.07


INFOBLORA.ID
- Harapan masyarakat Kabupaten Blora untuk memiliki stadion sepakbola berstandar nasional mulai menemukan titik terang. Rabu (11/2/2026), Tim dari Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) datang langsung ke Blora guna melakukan verifikasi lapangan atas usulan pembangunan stadion sepakbola.


Kedatangan tim pusat ini sekaligus membuktikan pernyataan Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman beberapa waktu lalu, usai kunjungannya ke Kementerian Pekerjaan Umum, bahwa pemerintah pusat akan menurunkan tim untuk mengecek langsung calon lokasi stadion di Blora.


Tim Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU tersebut dipimpin oleh Kasubdit Wilayah II Direktorat Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga dan Sosial Budaya (IDPPKOSB), Dendy Kurniadi, ST., MT.


Selama di Blora, tim Kementerian PU dikawal langsung oleh Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini. Turut mendampingi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Agus Puji Mulyono, serta sejumlah kepala OPD terkait, di antaranya Kepala Dinporabudpar Iwan Setiyarso dan Plt. Kepala DPUPR Blora Nidzamudin Al Huda.


Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau tiga alternatif calon lokasi pembangunan stadion sepakbola. Lokasi pertama yakni Lapangan Kridaloka, Kecamatan Jepon, yang bulan lalu digunakan sebagai homebase klub sepakbola Persikaba Blora.


Lokasi kedua berada di lahan persawahan Kelurahan Kedungjenar, tepatnya di tepi Jalan Cendana Beran arah Pakis. Sedangkan lokasi ketiga adalah lahan terbuka eks Lapangan Golf di Jalan Agil Kusumadya, Kelurahan Kunden.


Usai melakukan peninjauan, Dendy Kurniadi menyampaikan pandangannya terkait peluang pembangunan stadion sepakbola di Blora. Menurutnya, dari ketiga lokasi tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.


Untuk Lapangan Kridaloka Jepon, Dendy menilai lahannya terlalu sempit dan hanya memiliki satu akses jalan. Kondisi tersebut dinilai tidak memungkinkan jika dipaksakan untuk pembangunan stadion berstandar nasional sesuai pedoman Kementerian PU.


“Lapangan itu cocoknya hanya untuk pusat pelatihan sepakbola saja, untuk pembinaan generasi muda. Kurang cocok untuk stadion pertandingan liga,” ujar Dendy.


Sementara untuk lokasi kedua di Jl. Cendana Kelurahan Kedungjenar, meski luas dan berstatus milik Pemkab Blora, kondisinya masih berupa persawahan produktif. Hal itu dinilai membutuhkan biaya pengurugan tanah yang cukup besar serta waktu pengerjaan yang lebih lama.


Adapun alternatif lokasi ketiga, yakni eks Lapangan Golf Kelurahan Kunden, dinilai paling memungkinkan. Selain luas lahannya memenuhi syarat minimal pembangunan stadion, kawasan tersebut juga tercatat sebagai area olahraga.


“Tinggal nanti diajukan saja izinnya ke Kemenpora untuk digunakan sebagai stadion, pembangunannya baru dari Kementerian PU. Seharusnya dari kemarin di sini saja, bisa langsung kami eksekusi,” tambah Dendy Kurniadi.


Menanggapi hasil tinjauan tersebut, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Blora untuk menindaklanjuti rekomendasi dari tim Kementerian PU.


“Akan kami laporkan kepada Bapak Bupati terkait hasil tinjauan lapangan hari ini. Pesan beliau, apapun masukan dari Kementerian PU akan kami ikuti agar pembangunan stadion yang sudah lama dinantikan masyarakat Blora bisa terwujud. Kalau perlu nanti konsultan pembangunannya menggunakan konsultan dari Kementerian PU langsung,” tegas Wakil Bupati.


Terkait saran pengajuan izin penggunaan lahan eks Lapangan Golf ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Kepala Dinporabudpar Blora Iwan Setiyarso menyatakan siap segera memprosesnya.


“Kebetulan ada diaspora Blora yang bekerja di Kemenpora, yakni Dr. Surono, S.Pd., M.Pd., Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. Akan kami upayakan lewat beliau,” ungkap Iwan.


Mendengar hal tersebut, Dendy Kurniadi pun menyambut optimis. “Oh iya saya kenal Pak Surono. Harusnya aman itu, kalau lewat Pak Surono bisa langsung teken. Cepat itu jalur langit,” ujarnya sambil bersemangat.


Sementara itu, Plt. Kepala DPUPR Blora Nidzamudin Al Huda, ST., menegaskan bahwa secara kajian teknis, Lapangan Kridaloka Jepon memang tidak memungkinkan untuk dijadikan stadion, termasuk dari sisi amdal dan andalalin.


“Kalau di Bengkok Jenar timur Beran, kita butuh anggaran besar untuk pengurugan. Paling memungkinkan ya di eks Lapangan Golf ini. Hanya perlu diratakan dan diurus izinnya ke Kemenpora. Letaknya strategis, dekat kota dan berada di tepi jalan provinsi,” jelasnya.


Tinjauan lapangan berlangsung hingga pukul 17.55 WIB, mendekati waktu azan Maghrib. Tim Kementerian PU pun kini menunggu langkah tindak lanjut dari Pemkab Blora untuk merealisasikan pembangunan stadion sepakbola yang telah lama dinantikan masyarakat. *

Share this article :

0 komentar:

 
Copyright © 2013. infoblora.id - All Rights Reserved