| Hutan Jati Pegunungan Kendeng di wilayah Blora |
Sebegitu strategis nilai dua aset tersebut bagi masyarakat kabupaten itu, pematung batu, Punky Suekeki menyebutnya sebagai ’’napas’’ Blora. Kemunculan istilah napas Blora berawal dari refleksi mitos masyarakat dalam kisah Nagaraja-Singo Barong.
Syahdan naga itu penunggu Pegunungan Kendeng dan singa itu penunggu hutan. Warga di lereng Kendeng meyakini pegunungan yang memanjang dari Grobogan, Blora, sampai Tuban itu adalah Nagaraja yang sedang tertidur. Adapun hutan di sekitar pegunungan itu dijaga Singa Barong. Kalau aset di pegunungan diusik, Nagaraja terbangun dan menghakimi si perusak.
Begitu pula jika hutan dijarah habis-habisan, Singa Barong akan mengejar-ngejar penjarah. Mitos ini masih melekat pada sebagian masyarakat dan tumbuh menjadi nilai kearifan lokal. Kita bisa melihat hutan di kabupaten itu tidak sampai rusak parah. Dalam konteks seni patung di Blora bahkan sering kita menemui karya yang memadukan dua material itu. Bentuknya, gembol (akar jati atau bonggol pohon jati) yang membelit batuan karst Kendeng.
Gembol itu memanifestasikan potensi hutan, sedangkan batu mengibaratkan potensi Pegunungan Kendeng. Tak sedikit warga menggantungkan hidup dari hasil hutan, semisal dari mencari daun jati. Daun jati termasuk barang serbaguna yang banyak dimanfaatkan. Jangan heran ketika tengah malam atau pagi-pagi buta melihat perempuan-perempuan separuh baya berjalan beriringan menggendong daun jati dengan obor di tangan.
Dalam sehari mereka bisa mendapatkan uang Rp 40.000-Rp 50.000. Ada juga sebagian masyarakat yang menggantungkan hidup dari mencari rencekjati. Rencekitu diambil dari ranting pohon yang sudah kering. Warga menjualnya ke pasar atau ke perajin batu bata atau genting.
Dalam sehari mereka bisa meraup uang Rp 50.000-Rp 100.000. Sebagian masyarakat juga ada yang menggantungkan hidup dari menanam palawija dan empon-empon di selasela pohon jati. Yang cukup menjajikan adalah kelompok masyarakat yang mengolah kayu jati menjadi mebel atau barang kerajinan. Hasil olahannya berbentuk barang kebutuhan rumah tangga, barang seni (ukir dan pahat), dan cendera mata.
Potensi Batuan
Sejatinya ada potensi besar lain, yakni batu-batuan, salah satunya batu gamping/kapur yang terhampar di Pegunungan Kendeng Utara. Selama ini batu gamping lebih banyak dimanfaatkan sebagai material bangunan yang nilai ekonominya tidak seberapa. Padahal, batuan itu dapat diubah menjadi barang seni dan kerajinan yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Batu-batu yang awalnya tampak biasa itu bisa menjadi karya luar biasa, semisal dibentuk menjadi pelbagai patung sesuai karakteristik, alur, dan bentuk alamiahnya. Misalnya, batu dengan guratan mirip aliran air dibentuk jadi patung kepala kuda. Guratan-guratan dibiarkan atau dipoles sedikit jadi rambut kuda.
Jenis batu di Kendeng bernilai seni tinggi, seperti karst tua atau semimarmer, dan oniks. Batuan karst tua berwarna dasar putih, tetapi setelah dipoles dengan gerinda bisa menyerupai marmer. Batu itu ’’berubah’’ jadi putih susu dengan perpaduan warna merah kecokelat-cokelatan. Adapun oniks merupakan batu sedimen berwarna cokelat kayu.
Batuan itu mempunyai karakter unik karena permukaan dan bagian dalam terdapat pola dan alur sedimentasi. Jika sudah dipahat dan dipoles, dari jauh batu itu mirip kayu dengan aneka guratan. Potensi batuan ini belum banyak dikenal oleh masyarakat.
Sebagian hanya tahu sebagai material bangunan. Karena itu, diperlukan pencerahan kepada warga desa tentang tingginya nilai seni batuan tersebut.
Diharapkan masyarakat tergerak untuk tak sekadar menjual secara apa adanya, tetapi mengolah dulu menjadi barang seni yang bernilai jual lebih tinggi. Batuan di kawasan Kendeng sangat artistik dan unik serta bisa diangkat menjadi karya berkarakter dan bercorak kearifan lokal. (Oleh Sunaryo SPd MSi, Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blora)

1 komentar:
perkembangan nya blora dansekitar nya sendiri bagaimana mas brow jangan ketinggalan jauh sama yang lain terutama pembangunan harus di wujudkan benar2 .?
https://www.facebook.com/lists/121244838056491
Posting Komentar