![]() |
| Kerusakan jalan Megeri-Menden Kec.Kradenan Blora. (yud-infoblora) |
BLORA. Jalan dari Desa Megeri hingga Desa Menden,
Kecamatan Kradenan, kondisinya rusak parah. Jalan sejauh lebih dari 10 kilometer
tersebut penuh dengan bekas roda truk.
Meski sudah diuruk dengan batu grosok, jalan yang digunakan aktivitas
warga dari berbagai kalangan sehari-hari tersebut mengurangi rasa
nyaman bagi para pengendara kendaraaan roda dua. Tokoh Masyarakat Megiri
Sunarto, 45, menceritakan, akses jalan dengan badan jalan selebar 2,5
meter tersebut tidak memiliki badan jalan.
Akibat tidak memiliki badan jalan dan drainase setiap kali hujan
turun jalan menjadi rusak. Karena tergenangi air yang mengendap di badan
jalan.
”Air yang bercampur lumpur tersebut mengganggu para siswa dan panitia
penyelenggara pemilu dalam mendistribusikan logistik. Bagi para guru,
PNS, petani, dan siswa tentunya tidak nyaman. Karena jalan merupakan
kebutuhan utama warga dalam bekerja sehari-hari,” tuturnya.
Selain jalan, kerusakan infrastruktur lain di daerah Megiri adalah
ambrolnya senderan jembatan akibat tanah yang labil. Kejadian itu
terjadi dua pekan lalu. Tiba-tiba tanah di selatan jembatan sejauh 100
meter ambles dan ruas jalan dekat jembatan yang bisa dilewati hanya
untuk kendaraan roda dua.
Padahal jalan dekat jembatan itu, satu-satunya akses warga empat desa
ke wilayah Kabupaten Ngawi. ”Kita akhirnya bergotong-royong menguruk
amblesan dengan cara memberi patok dari anyaman bambu. Warga lalu
menguruknya, dan Alhamdulillah sekarang sudah bisa dilewati kendaraan
roda empat lagi,” tuturnya.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Blora
Bondan Sukarno menerangkan, setelah terjadinya longsor dekat jembatan
pihaknya sudah melakukan pengecekan ke lokasi kerusakan jalan dan
jembatan tersebut.
”Setelah kami cek kerusakan infrastruktur tersebut adalah yang akan
kita bangun tahun ini. Programnya sudah kami susun dalam komposisi APBD
yang tertuang dalam KUAPPAS RAPBD 2014. Tahapan saat ini kami telah
menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) guna menangani rusaknya
infrastruktur tersebut,” jelasnya. (rs-infoblora | yud)


0 komentar:
Posting Komentar